Label

"Maka berperanglah di jalan Allah orang-orang yang menjual hidup mereka dengan akhirat.” (An-Nisa:74) “Dan persiapkanlah semampu kalian dari kekuatan ” (Al-Anfal:60) 1 Adat adat istiadat lampung pepadun adat istiadat lampung saibatin adat kebandakhan adat Lampung Ahmad Sayuti Sang Nabi Baru asal Bandung AHMADIYAH Aksara Lampung Al-Ikhwan Al-Muslimun Al-Wahidiyah Aliran Sesat Alran Sesat Versi MUI Alzier Amiril Cinta PKS Amiril Yusuf Andi Ahmad Andi Arief Asal Usul Suku Lampung aturan paemakaian warna kebung Badak Bagir manan Bahasa Lampung Bandar Lampung bandar lima Beautiful Beach of Cukuh Balak bebandung berbasis ICT Bobroknya panitia PNS cawa lampung cekhita lampung Cukuh Balak Cukuh Balak Beach Da'wah damar Download File Presentasi “Aliran Sesat dan Cara Menghindarinya” Gratis Download lagu download lagu lampung ekonomi lampung Elephant Etnis Lampung Gajah gunung alif Hancrnya generasi PNS Hila Hambala https://www.youtube.com/c/nada99 Huruf Lampung Ibu kota Tanggamus ICT Ikhwanul Muslimin Indonesia Naitional Park info sekitar tanggamus Islam Islam-Sejati Kabupaten Pesawarn kebandakhan lampung pesisir kebung kecamatan limau Kecurangan CPNC Menggala 2009 Kecurangan PNS 2009 kekayaan lampung kelumbayan kemuakhian Kiluan Tanggamus Kiluan-Cukuh Balak Kota Agung Kota angung Lampung Kriteria Aliran Sesat Krui Krui Lampung Barat lagu lampung lagu lampung nada 99 lampung Lampung Barat lampung fair Lampung Fair 20120 Lampung Pesisir Lampung Selatan Lampung Tengah lapah manjau LDII LDK Lembaga Dakwah Kampus Lesser Lia Eden Alias Lia Edan limau Lintas Peristiwa Liwa Lumba-lumba Manhaj Al-Ikhwan Al-Muslimun Marga dilampung Marga lampung memang Menembus Gelap Mengenal Lebih Jauh Ikhwanul Muslimin Mir Hossein Mousavi Misi dan Tujuan Al-Ikhwan Al-Muslimun Mudah2 an Jemaah Ini Berubah dan Kembali Ke Jalan Yang Benar.. Kita Doakan ya... Muslimin nama-nama marga lampung Nasib Murid ku didesa Natalan/Doa Bersama National Park ngunduh lagu lampung NII KW IX - Al Zaytun pameran lampung Pantai Cukuh Balak Pantai Kiluan paradinei Partai keadilan Sejahtera pattun/segata/adi-adi PeKaEs pekhtiwi Pekon di Liwa Pembelajaran pembelajaran berbasis ICT Pemekaran Lampung Tengah Pendidikan PENGARUH BUDAYA ISLAM TERHADAP ADAT ISTIADAT DAN TRADISI PADA MASYARAKAT LAMPUNG PESISIR DI MARGA WAY LIMA DAN CUKUH BALAK Pengumuman Peringsewu persaudaraan lampung pesisir Pesawaran pesta masyarakat lampung pesta rakyat lampung PKS PNS SILUMAN Polisi Iran Kepung Universitas Teheran Prinsip-Prinsip Al-Ikhwanul Muslimun Profil Amiril Yusuf Puting Beliung Puting beliung hantam pesawaran pwpaccur Raden intan II Rhino Sarana Al-Ikhwan Al-Muslimun Sastra Lampung sastra modern lampung satra lampung seandanan seandanan.wordpress.com Sejarah Jakhma Lampung Sejarah Kota Krui Lampung Barat Sejarah Lampung sekelumbayan Sekiman selimau seni budaya Seni Budaya Lampung Sepandayan Sepandayan seandanan.wordpress.com sepekhtiwi sepertiwi seputih Sesikun Sholat 2 Bahasa Siapakah Al-Ikhwan Al-Muslimun? Suku Lampung Syahrudin Syahrudin Gagal Mengontrol CPNSD 2009 Tanggamus Tanggamus Lampung Tapir tapis Tapis Lampung tari kreasi tari kreasi lampung 2016 Teluk kiluan Tempat Wisata Liwa Tempat Wisata provinsi Lampung Tetapi teteduhan tikhai TIMUR TENGAH tokoh masyarakat lampung Tokoh suku lampung Tokoh-tokoh suku Lampung tontondulu.blogspot.com Ujian Nasional Ulun Lampung UN Universitas Teheran Wacana Pemekaran waraha wawancan Way Kambas Way kambas National Park wewakhahan wisata lampung Wisata nan Indah Kilian Wisata pantai cukuh balak wisata tanggamus

Categories

About

captain_jack_sparrow___vectorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Popular Posts

SEBUTAN HUBUNGAN KEKELUARGAAN LAMPUNG SEKALA BRAK

Advertisemen

Oleh
Fauzi Fattah


Sebutan hubungan kekeluargaan bagi masyarakat Lampung Sekala Brak banyak sekali, dan masih terpakai sampai sekarang. Bahkan kalau baru pertama kali bertemu atau berkenalan antara seorang dengan orang lain, maka yang paling dahulu di telusuri dan diperbincangkan mereka adalah hubungan kekeluargaan, karena sebutan kekeluargaan atau hubungan kekeluargaan ini akan menentukan atau menjadi sandaran apa “tutukh” seseorang terhadap orang lain. Sebutan hubungan kekeluargaan tersebut antara lain sebagai berikut :

JUKHAI


Sebutan hubungan kekeluargaan terhadap orang atau kelompok yang masih satu keturunan besar. (contoh : A : keturunan Umpu Belunguh yang bertempat tinggal di pekon X, B : keturunan Umpu Belunguh juga yang bertempat tinggal di pekon Y. Maka hubungan antara kekeluargaan A dan B disebut sang “jukhai” karena mereka sama-sama keturunan Umpu Belunguh).

KEBOT


Sebutan hubungan kekeluargaan terhadap orang atau kelompok yang masih satu ikatan kekeluargaan dalam adat dan dalam kelompok kecil. (contoh : A anak buahnya Raja Hukum, B anak buahnya Raja Hukum juga. Maka hubungan kekeluargaan antar A dengan B disebut sang “kebot” karena mereka sama-sama anak buah Raja Hukum)

DUDUNGAN


Sebutan hubungan kekeluargaan dari rakyat (jamma-jamma) kepada pimpinan adatnya.
(contoh : A pimpinan adat bergelar “Raja”. B adalah salah seorang dari rakyatnya. Maka A adalah “dudungan” dari keluarga besarnya B. Sedangkan B disebut “jamma” ni A/ rakyatnya A)

JAMMA


Sebutan hubungan kekeluargaan antara pimpinan adat terhadap rakyatnya (jamma-jamma). (contoh : A : seorang yang bergelar “Raja”, B adalah salah seorang anak buahnya. Maka hubungan kekeluargaan antara keduanya yaitu B adalah “jamma” dari A, dan sebaliknya A adalah “dudungan” dari B).

SEKELIK ISAU


Sebutan hubungan kekeluargaan terhadap orang-orang yang bersaudara kandung atau seibu, baik laki-laki atau perempuan. (contoh : A dan B adalah suami isteri punya anak C, D, E. maka hubungan kekeluargaan antara C, D dan E adalah puwakhi “sekelik isau” karena mereka dilahirkan dari ibu yang sama)

PUWAKHI


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang atau sekelompok orang yang masih ada kaitan persaudaraan karena faktor keturunan yang masih bisa ditelusuri dan diuraikan. Umumnya yang dapat ditelusuri itu hanya batas generasi ke empat yaitu “muwakhi tuyuk”.

MINAK MUWAKHI


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang atau sekelompok orang yang masih ada kaitan persaudaraan karena faktor keturunan yang masih bisa ditelusuri dan diuraikan, ditambah dengan persaudaraan karena hubungan perkawinan dan hubungan persaudaraan karena faktor adat atau faktor-faktor lainnya.

KHIK KEKHIPPAK


Sebutan hubungan kekluarga dikarenakan faktor pergaulan hidup, biasanya umur yang sepadan (sekhippak), seperti kawan-kawan (khik) waktu sekolah, atau dahulu waktu masih kecil sepermainan, atau dahulu pernah bersama ketika masih bujang, atau pernah bersama-sama dalam suatu perjuangan, atau pernah sepenanggungan dalam suka dan duka, dan sebab-sebab lainnya.

MINDAI


Mindai asal katanya “indai” bertambah awalan “me” akan tetapi huruf “e” lebur/hilang yang artinya “menjadi indai”. Maksudnya adalah sebutan hubungan kekeluargaan antara seorang laki-laki dengan seorang laki-laki atau seorang perempuan dengan seorang perempuan, yang mereka sudah mengikrarkan saling mengaku saudara (angkat saudara). Hal ini dapat terjadi karena kehendak mereka berdua, akan tetapi bisa juga karena kehendak orang tua mereka. Pengakuan ini tidak hanya terbatas pada mereka berdua saja akan tetapi juga ditindak lanjuti oleh keluarga besar mereka masing-masing. (contoh : A dan B saling mengangkat jadi sadara. Maka A adalah “indai” dari B. dan sebaliknya B adalah “indai” dari A).

PANGAN


Sebutan hubungan kekeluargaan antara seorang dengan orang lain baik laki-laki atau perempuan yang sudah sangat akrab, yang terjalin berdasarkan kehendak mereka berdua.
Atau karena ada hubungan asmara/cinta antara dua orang lain jenis atau hubungan persehabatan bagi yang sejenis. (contoh : A menjalin hubungan asmara/cinta dengan B, maka A dapat disebut “pangan” dari B dan sebaliknya. Dan C berteman sangat akrab dengan D, maka C dapat disebut “pangan” dari D dan sebaliknya).

TUNANG


Sebutan hubungan kekeluargaan antara seorang bujang yang menjalin hubungan asmara/cinta dengan seorang gadis atau sebaliknya, dan hubungan mereka itu sudah diketahui oleh orang tua masing-masing. (contoh : A menjalin hubungan asmara/cinta dengan B, dan sudah di restui oleh kedua orang tua mereka. Maka A dapat disebut “tunang” dari B dan sebaliknya B disebut “tunang” dari A).

PIK TINGGAL


Sebutan hubungan kekeluargaan terhadap seorang perempuan atau laki-laki dan anak-anak mereka yang ditinggal mati oleh suami atau isterinya. (contoh : A suami dari B, mereka punya anaak C, D dan E. Kemudian A meninggal dunia, maka B, C, D, dan E disebut “pik tinggal” dari A).

EMPUWAN


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang perempuan (isteri) terhadap kakak-kakak laki-laki dari suaminya. (contoh : A adalah isteri B, C adalah kakak dari B. Maka hubungan kekeluargaan mereka yaitu C adalah “empuan” dari A. Dan sebaliknya A adalah “sikha” dari C).

SIKHA


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang laki-laki terhadap isteri dari adek-adeknya.
(contoh : A adalah isteri B, C adalah kakak dari B. Maka hubungan kekeluargaan mereka yaitu A adalah “sikha” dari C. Dan sebaliknya C adalah “empuan” dari A).

LAH


Sebutan hubungan kekeluargaan antara seorang isteri terhadap adek laki-laki dari suaminya. (contoh : A adalah isteri B, C adalah adek laki-laki dari B. Maka hubungan kekeluargaan mereka yaitu C adalah “lah” dari A)

UYANG


Sebutan hubungan kekeluargaan antara seorang isteri terhadap adek perempuan dari suaminya (contoh : A adalah isteri B, C adalah adek perempuan dari B. Maka hubungan kekeluargaan mereka yaitu C adalah “uyang” dari A)

KELEPAH


Sebutan hubungan kekeluargaan antara dua orang atau lebih perempuan yang bersaudara kandung. (contoh : mengA adalah isteri B, mereka memiliki anak perempuan yaitu C dan D. Maka C adalah “kelepah” dari D dan sebaliknya.

MAKHU


Sebutan hubungan kekeluargaan antara dua orang perempuan (isteri) yang suami mereka kakak beradek kandung. (contoh : A bersuamikan B. dan C bersuamikan D sedangkan B dan D kakak beradek. Maka A adalah “makhu” dari C dan sebaliknya).

NABBAI


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang laki-laki kepada saudara perempuannya. Keluarga besar dari suaminya disebut “Penabbaian”. (contoh : A, B dan C adalah adek perempuan dari D. Maka hubungan kekeluargaan mereka ialah A, B dan C adalah “nabbai” dari D).

INGGOMAN/KEHAJJONG


Sebutan hubungan kekeluargaan antar isteri terhadap suami atau sebaliknya suami terhadap isteri. (contoh : A adalah isteri dari B. Maka hubungan kekeluargaan mereka ialah A adalah “inggoman/kehajjong” dari B. Dan B adalah juga “inggoman/kehajjong” dari A)

KEBAYAN/MAJU


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang suami terhadap isteri sebelum dia mempunyai anak. Setelah dia memiliki anak maka sebutannya “Inggoman/Kehajjong”. (contoh : A adalah isteri dari B tapi mereka masih penganten baru, belum punya anak. Maka hubungan kekeluargaan mereka ialah A adalah “kebayan/maju” dari B).

MENGIAN


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang isteri terhadap suaminya (contoh : A adalah isteri dari B. Maka hubungan kekeluargaan mereka ialah B adalah “mengian” dari A).

MEKHAWWAI


Sebutan hubungan kekeluargaan antara dua orang perempuan atau lebih, yang dinikahi seorang suami secara bersamaan (dimadu). (contoh : A dan B adalah isterinya C. Maka hubungan kekeluargaan mereka ialah A adalah “mekhawwai” dari B. Dan B adalah “mekhawwai” dari A).

PETULANGAN


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang isteri terhadap keluarga besar suaminya
(contoh : A adalah isteri dari B. Maka hubungan kekeluargaan mereka ialah keluarga besarnya B itu sebagai ‘petulangan” dari A)

TIYUH


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang perempuan yang sudah menikah dan ikut suaminya, terhadap keluarga besar ditempat orang tuanya (keluarga asalnya). (contoh : A adalah anak perempuan dari B dan sudah menikah serta ikut suaminya. Maka hubungan kekeluargaan mereka ialah B dan keluarga besarnya menjadi “tiyuh” dari A)

LAKAU


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang suami terhadap keluarga besar dari isterinya.
(contoh : A adalah isteri dari B. Maka keluarga besar dari pihak A adalah ‘lakau” dari B).

KELAMA


Sebutan hubungan kekeluargaan seorang anak terhadap keluarga besar dari pihak ibunya.
(contoh : A adalah isteri dari B. mereka punya anak C dan D. Maka keluarga besar dari ayah dan ibunya A adalah “kelama” dari C dan D).

LEBU


Sebutan hubungan kekeluargaan terhadap keluarga besar asalnya nenek dari pihak bapak.
Atau dengan kata lain “Kelama” dari bapak kita. (contoh : A adalah anak dari B. dan B adalah anak dari C. Sedangkan C punya isteri D. Maka keluarga besar dari ayah dan ibunya D menjadi “lebu” dari A)

KENUBI


Sebutan hubungan kekeluargaan antara seorang dengan orang lain yang ibu mereka bersaudara kandung. Atau dengan kata lain ibu mereka bukelepah. (contoh : A dan B perempuan yang bersaudara kandung. A punya anak C dan B punya anak D. Maka hubungan kekeluargaan antara C dan D serta sebaliknya adalah “kenubi” ).

SABAI


Sebutan hubungan kekeluargaan antar seorang dengan orang lain karena anak-anak mereka menikah (suami-isteri). (contoh : A punya anak laki-laki B. C punya anak perempuan D. kemudian B dan D menikah. Maka hubungan kekluargaan antara A dan C adalah “sabai”).

MATTU


Sebutan hubungan kekeluargaan antara suami-isteri terhadap suami atau isteri dari anak-anaknya. (contoh : A mempunyai anak B. Dan C mempunyai anak D. kemudian B dan D menikah. Maka D adalah “mattu” dari A dan B adalah “mattu” dari C).

MENTUHA


Sebutan hubungan kekeluargaan antara suami terhadap orang tua isterinya, dan antra isteri dengan orang tua suaminya. (contoh : A mempunyai anak B. Dan C mempunyai anak D. Kemudian antara B dan D menikah. Maka A adalah “mentuha” dari D dan B adalah “mentuha” dari C).
Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 JARUMKOMPAS.COM - All Rights Reserved - Distributed By Artworkdesign - Created By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger